Labuan Bajo – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo pada Selasa, 29 April 2025.

Dalam kesempatan ini, Arvin Gumilang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Manggarai Barat dan disambut langsung oleh Bupati Edistasius Endi. Dalam kunjungan ini, Kakanwil Arvin Gumilang turut didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Charles Christian M, guna memperkenalkan peran dan fungsi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT serta Kantor Imigrasi Labuan Bajo.
Dalam pertemuan tersebut, Kakanwil Arvin menyampaikan pentingnya memperkuat sinergi dan dukungan antara pemerintah daerah dengan Imigrasi, terutama di wilayah wisata super prioritas Labuan Bajo yang merupakan gerbang lintas negara.
Ia menegaskan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur NTT, pihaknya juga tengah fokus pada isu-isu penting seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menjadi perhatian khusus di wilayah NTT.
“Imigrasi memiliki program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keimigrasian, serta mendekatkan layanan imigrasi ke tengah masyarakat yang dapat mencegah adanya korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari desa-desa tersebut”
Menanggapi hal tersebut, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik kunjungan dari Kepala Kanwil Ditjenim NTT. Ia menegaskan bahwa Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi super prioritas, perlu mendapatkan dukungan optimal dari berbagai sektor, termasuk Keimigrasian. Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang erat antara Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mendukung program daerah, terlebih bukan hanya wisatawan tapi juga banyak warga negara asing yang bekerja di Labuan Bajo

“Kita ingin membangun rasa kekeluargaan untuk menunjang pelayanan publik yang lebih baik. Warna seragam kita boleh berbeda, tetapi hati kita tetap satu, untuk Merah Putih,” ucap Bupati.
Dalam sesi diskusi, Kakanwil Arvin juga menyampaikan komitmen Imigrasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik, termasuk pemeriksaan Keimigrasian di Bandara Komodo. Ia mengungkapkan rencana pengadaan autogate di Bandara Komodo sebagai bentuk modernisasi layanan. Ia juga berharap ada dukungan dari Pemda dalam rencana perluasan bandara untuk menyesuaikan dengan lonjakan kunjungan wisatawan asing.
Menanggapi hal itu, Bupati Edistasius Endi menyatakan bahwa Pemda akan melakukan review terhadap rencana jangka panjang, khususnya menyangkut intensitas kunjungan wisatawan. Salah satu langkah strategis adalah pengembangan Bandara Komodo menjadi dua terminal, yaitu terminal domestik dan terminal internasional. Bahkan, disebutkan bahwa kemungkinan akan ada penerbangan langsung dari Australia dan Korea Selatan mulai Oktober mendatang, dan diharapkan negara-negara lain akan menyusul.
