Labuan Bajo –Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo turut ambil bagian dalam kegiatan pemantauan wilayah maritim dan pariwisata yang digelar oleh Pangkalan TNI AL (Lanal) Labuan Bajo di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada hari Rabu, 30 April 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danlanal Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra, M.Tr.Opsla., dan melibatkan berbagai instansi terkait seperti TNI AU, Polri, KSOP, Imigrasi, KPLP, serta Pemerintah Daerah.
Partisipasi Imigrasi Labuan Bajo dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah perairan, khususnya yang berkaitan dengan lalu lintas orang asing di wilayah perairan dan pelabuhan internasional.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, menyampaikan bahwa keikutsertaan Imigrasi dalam kegiatan ini penting untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi pelanggaran keimigrasian yang dapat terjadi di wilayah perairan, terutama terkait penyalahgunaan izin tinggal, keluar-masuk kapal asing, serta aktivitas wisatawan asing yang menggunakan jalur laut.
“Pengawasan keimigrasian di kawasan maritim merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem keamanan nasional, terlebih Labuan Bajo merupakan destinasi wisata unggulan yang juga menjadi pintu masuk warga negara asing. Sinergitas seperti ini sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Charles Christian Mathaus.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi patroli laut bersama, peninjauan lapangan, serta monitoring situasi wilayah perairan yang rawan terhadap berbagai pelanggaran hukum. Imigrasi Labuan Bajo secara aktif memberikan dukungan data dan informasi keimigrasian kepada pihak terkait sebagai bagian dari kerja sama pengawasan terpadu.
Dengan kegiatan bersama ini, Imigrasi Labuan Bajo berharap terbangun sistem kerja kolaboratif yang semakin kuat dalam pengawasan orang asing dan penegakan hukum di wilayah perairan, guna mendukung keamanan nasional serta mendorong pariwisata yang aman dan berkelanjutan.
